Profile

 

Sejarah Pembentukan

Bangsa Indonesia dikaruniai Tuhan Yang Maha Esa dengan keanekaragaman kekayaan khasanah budaya dan limpahan kebudayaan alam yang dapat diolah untuk mengungkapkan ketinggian nilai-nilai budaya dalam bentuk barang kerajinan.

Penduduk Indonesia yang sebagian besar hidup di daerah pedesaan dengan menempati ribuan pulau nusantara sudah mengenal adanya usaha kerajinan dapat mendukung kehidupan mereka seperti kerajinan membuat keris, kapak, panah , tambak, tenun, batik, anyaman dan lain sebagainya. Namun di dalam perkembangan lebih lanjut industri kerajinan berkembang sesuai dengan corak, dan cirri khas masing-masing suku bangsa yang pada umumnya mencerminkan ciri budaya dan tingkat peradaban masing-masing. Seluruh kondisi ini menyebabkan semakin memberi warna yang khas pada khasanah kerajinan di tanah air. Namun pada sisi lain keberadaan para pengrajinnya dari waktu ke waktu tetap saja bersahaja baik dalam hal keterampilan, pengetahunan, terlebih tingkat kesejahteraannya. Keadaan ini merupakan tantangan dan permasalahan yang perlu mendapat perhatian bagi usaha pengembangannya khususnya dalam upaya meningkatkan produktivitas kerja.

Dengan semakin disadarinya peranan dan arti penting dari keberadaan industri kerajinan sebagai suatu usaha pemerataan pendapatan , penciptaan usaha baru, maka celah-celah keberadaannya mulai tersibak dan menggugah tokoh-tokoh masyarakat dan berbagai kalangan terutama yang berkaitan dengan seni budaya kerajinan. Dalam upaya penataan dan mengembangkan bidang kerajinan yang bersifat nasional, para pencinta / peminat barang-barang seni dan kerajinan , tokoh masyarakat yang menggeluti bidang seni dan kerajinan dalam suatu kesepakatan telah mewujudkan organisasi yang diberi nama “DEWAN KERAJINAN NASIONAL”.